Kamis, 22 Desember 2011
And I Realize I Left This One!
Try to understand that I'm
Trying to make a move just to stay in the game
I try to stay awake and remember my name
But everybody's changing
And I don't feel the same ....... (Keane - Everybody's Changing)
Wah, wah....
Enggak nyangka saya bisa update lagi!
Tapi kali ini saya benar-benar keterlaluan. Nge-posting setahun sekali. hahaha. Blog saya yang lain pun akhir-akhir ini juga tidak terurus karena banyak masalah di dunia nyata yang sangat padat *Ngeleesss*
So, why am I back again?
Jawabannya adalah saya rindu menulis.
Itu saja.
*can't wait for my next posting*
Rabu, 24 November 2010
Pengalaman dan Pembelajaran
Pengalaman mengajar kita, bahwa kita harus berpikir sebelum menceburkan diri dalam medan pengalaman itu sendiri. Ya, berpikir mendahului pengalaman...Dan berpikir itu sendiri sudah suatu pengalaman pendahuluan. Apabila orang menceburkan diri dalam berpikir akan menumbuk kiri-kanan. Kemudian orang merasa, alangkah pahit. Dan kepahitan hidup menuakan orang dan memendekkan umur. Jadi, berpikir memanjangkan umur.
-----------
Ya, benar kata orang - belajar dari pengalaman. Seperti kita akan mencoba sesuatu yang berat, sejatinya tahu akan menang atau kalah. Dan yang kita butuhkan hanyalah keberanian. Keberanian adalah saat kita tahu akan kalah sebelum memulai, tetapi kita tetap memulai dan merampungkannya, apa pun yang terjadi. Kita jarang menang, tetapi kadang-kadang kita bisa menang.
Seperti saya, menerapkan pengalaman sebagai pelajaran dalam hidup. Dari pengalaman itu saya tahu bahwa kegagalan itu bukan dalam artian gagal untuk selamanya. Masih ada kata untuk menang jika kita bisa mengalahkan kegagalan itu dengan usaha dan asa yang kuat.
Minggu, 15 Agustus 2010
Bengkel dan Kakak Tanpa Nama
Saya yang kala itu sedang bergelora pergi ke kampus, terhenti sudah. Saya membolos untuk kedua kalinya. Tapi aksi bolos kali ini didasari oleh kepentingan yang mendesak, yaitu menyerviskan motor shogun saya yang sudah butut.
Entah kenapa akhir-akhir ini dia begitu manja. Kemudian saya bawa Shogun merk Suzuki itu ke bengkel resmi Yamaha dekat rumah. Pikiran saya pun mulai menampakkan kepicikannya. Saya mengajak serta paman karena beliau kenal dengan salah satu orang di bengkel. Dan alih-alih kemungkinan besar mendapat potongan harga juga berpeluang besar.
Sesampai disana, saya disambut baik oleh si mbak penjaga bengkel. Lalu saya mengatakan keluhan yang dialami motor saya kepadanya.
Damn, motor saya benar-benar sakit parah! Oli, cairan absurd yang harus diganti tiga minggu sekali itu terlambat lima bulan.
Dan saya mulai mengalami titik kebosanan season kedua. Saya mulai memainkan lagu Keane di hape, sebuah band papan kelas atas, band favorit saya dari dulu. Lirik-lirik lagu yang menyentuh hati, ditambah alunan musik pianonya Tim Rice-Oxley plus suara vokalisnya Thomas Chaplin yang eksentrik n coooll abiz serta pemegang drum Richard Hughes bikin suasana hati jadi berubah.
Baru sampai setengah perjalannan mendengarkan lagu Bedshaped, mbak penjaga bengkel menggetarkan kursi sebelah sembari memberi segelas Aqua untuk saya.
Awalnya saya terusik dengan keberadaan mbak yang menurut saya lumayan cantik. Saya pura-pura jaim dan menghiraukannya. Dan apa yang saya perkirakan terjadi. Sebuah percakapan pun dimulai. Si mbak pertama kali yang bertanya, “Mbak, rumahnya mana?”
“Eh, deket dari sini kok mbak, dekatnya toko baju Anugrah.” saya mulai menghentikan hentakan lagu Keane di hape saya.
Percakapan basa-basi itu tidak berlangsung lama dan ada kalanya diam sejenak. Dalam momen lubang cacing itu, saya berpikir mencari bahan pembicarraan untuk si mbak.
Saya ganti memulai percakapan. ” Mbak kok bisa kerja disini, emang dulu ambil jurusan apa?”
Hah, topik yang tidak nyangkut apapun dengan situasi saat itu.
Tapi saya kaget ketika dia mengucapkan, ”Oh, aku dulu D3 UNS (Universitas Sebelas Maret) jurusan pertanian. Jauh banget ya.. ” (Maksud jauh disini adalah spesialisasinya)
“Iya mbak, sekarang cari kerjaan emang sulit.” Saya berlagak sok tahu. ”Lha aslinya orang mana?”
” Aku asli Boyolali dan ngekost disini.”
Lalu saya mulai nyaman dengan si mbak. Beragam percakapan itu telah mengarahkan bagaimana keadaan sebenarnya si mbak. Kadang saya tidak mengerti saat dia menyakan tentang permotoran. Saya hanya bisa menyimak dan berusaha memahaminya.
Setlah satu jam berlalu tanpa kebosanan berarti, motor saya telah sembauh dari penyakit akutnya. Lega rasanya!
Setelah pulang yang saya dapat adalah pelajaran tentang hidup. Kita tak pernah tahu rencana Allah SWT. Intinya, Allah mempunyai tujuan lain untuk kita dan itulah yang terbaik.
Yes, pembolosan kali ini ada trade off nya. Tak salah saya membolos kuliah. Hahaha…
Dan buat si mbak tanpa nama, you inspiring me on those day.
Sabtu, 15 Mei 2010
Untitled
Tuhan,
jika telah tiba penantianku
jangan bangunkan hamba pagi-pagi
hamba ingin terbaring di sisiMu
tanpa terganggu kenisbian waktu...
Sabtu, 16 Januari 2010
Portrait of Natural Beauty
"Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman…."
Memang benar, tanah Indonesia seperti surganya tanaman. Berbagai macam tanaman bisa tumbuh dengan subur dan hewan-hewan pun ikut menikmatinya. Tak jauh beda dengan kebun budhe saya yang tumbuh bermacam-macam tanaman. Memang, saya tidak begitu familiar dengan jenis-jenisnya. Yang saya tahu hanyalah anthurium. Ya, anthurium.... *Plak!!!*
Alhasil kebun budhe saya jadikan tempat bereksperiemen. Dengan berbekal camdig DSC-W110, saya berhasil memfoto-foto walau hasilnya nggak sebagus yang saya kira.
And this is the time to prove my happiness...Ok, ini pertama kali saya update di tahun 2010 ini. haha...
Jumat, 14 Agustus 2009
Hanya Sebuah Perjalanan
The Beginning
Perjalanan panjang ini dimulai dengan naik kereta Prameks (Prambanan Express). Dewi chaby, selaku otak perencana perjalanan ini serta Galuh gaga, seorang rekan penunjuk arah, ikut dalam ekspedisi menyenangkan kali ini. Hehe…
Daan… inilah yang saya tunggu. Naik kereta Prameks. Ini kali kedua saya naik kereta dalam dua puluh tahun ini.
Pengalaman naik Prameks? Jangan ditanya, sodara. Saya jadi malu sendiri…Jujur, saya nggumun plus nervous. Ternyata inilah wajah Indonesia jika dipandang dari point of view yang berbeda. Mainset yang ada di benak saya selama ini adalah kekumuhan dan ketidakteraturan. Tapi setelah saya melihatnya sendiri, hal itu sirna seketika.

Jalan-jalan ke Malioboro
Lima jam pun terbunuh dengan cepat, tanpa koma terlebih dahulu. Akhirnya saya akan segera pulang juga ke Solo. Naik Prameks lagi. Saya senang naik Prameks karena saya bisa mengantuk, liyer-liyer.
Dan pengalaman yang tak terlupa dari perjalanan ini adalah: saya berbicara dengan bule! :D
Di sebuah sudut kecil di Malioboro, Yogyakarta
Peron di Stasiun Tugu, Yogyakarta
Selasa, 21 Juli 2009
Demam Manohara
Siapa sih yang nggak kenal sama Manohara? Sejak kemunculnya di televisi, dimana semua orang sudah khatam membaca dan mendengar ceritanya yang pilu, Manohara sontak terkenal mendadak.Seakan nggak mau ketinggalan tenar seperti sang model yang cantik nan rupawan itu, dunia fesyen ikut bergelora. Betapa tidak. Mall-mall di Solo terbanjiri oleh model-model tas bahkan kerudung bernama Manohara. Contohnya saja di PGS (Pusat Grosir Solo), dimana tidak ada satu kios pun yang tidak menjual ‘Manohara’. Sang lakon rupanya berhasil menarik minat walaupun tanpa dia sengaja dan bisa memberikan peluang bisnis yang besar.
Tapi marketing strategi yang menurut saya agak aneh tersebut sukses dengan baik. Animo masyarakat terutama kaum hawa yang jadi tujuan sasarannya mulai berduyun-duyun membeli barang-barang itu. Tak heran jika saya sering menemukan sesosok wanita di mall-mall sudah terhipnotis mode. [termasuk saya juga], hehe…
Strategi ini memang menguntungkan apalagi bagi para penjual. Mengingat modelnya juga pantas, modern, dan high creativity, tak salah jika kaum hawa sangat tertarik untuk membeli. Pembeli pun untung besar-besaran.
Tapi yang namanya juga mode, tren, selalu berubah seiring berjalannya waktu. Mungkin ini lagi model yang paling terkenal. Pada saatnya nanti pasti akan meredup juga. Pokoknya terima kasih sama dik Mano yang telah mnghidupkan dunia fesyen di Solo atau mungkin di Indonesia.
Gambar: dari sini
Senin, 20 Juli 2009
Long Long Vacation
Hore! Hore! Hore!
Hehe...
Liburan tlah tiba dan saya tetap saja berada di rumah. Mengakar, sodara. Tapi selama masih ada internet, tenang-tenang saja untuk membunuh waktu penuh ini.
Saya mulai singgah ke wordpress. Dan dengan tega saya katakan bahwa saya mulai selingkuh (maafkan saya, oh blogspot...). Dan inilah blog kedua saya:
Hanya trial and error saja. Contentnya juga nggak beda-beda amat sama si blogspot. Yah, semoga saja saya kuat ngurusin dua peliharaan baru ini. (Satu blog saja susah apalagi dua!)
Hehe... Wish me luck!!!
:D
Jumat, 26 Juni 2009
Tanpa Permisi
Lapindo oh Lapindo...
Kapan penderitaan ini akan berakhir?

Terinspirasi dari debat capres putaran pertama yang mengangkat masalah lumpur lapindo, membuat saya jadi pengen memposting tentang lumpur super ini.
Sudah tiga tahun lapindo mengeluarkan lumpurnya tanpa henti. Banyak korban terutama penduduk di sekitar daerah tersebut yang mengungsi. Entah bagaimana nasib mereka selanjutnya.
Kata pak dosen saya, sebelum kejadian lumpur panas, di sekitar tempat tersebut sering dilakukan transaksi perdagangan miras. Bahkan lebih tepatnya dijadikan sebagai gudang miras terbesar. Prostitusi pun merajalela di sana.
Percaya tidak percaya, tapi hal itu memang ada benarnya.
Kejadian lumpur panas itu akibat ulah manusia sendiri yang kurang mendengar peringatan-peringatan dari Allah SWT. Di dalam Al Quran pun sudah dijelaskan bahwa Allah akan menurunkan azab pedih tanpa memandang manusia itu beriman atau tidak.
”Dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja diantara kamu. Dan ketahuilah, bahwa Allah amat keras siksa-Nya.”
(Q.S. Al-Anfal: 25).
Moga-moga saja capres yang terpilih nantinya bisa mengatasi kejadian luar biasa ini.
--------
Kamis, 11 Juni 2009
Summer Scent
Akhirnya bunga anggrek dan bunga adenium di taman belakang menolong saya keluar dari kefrustasian ini. Bunga yang tidak saya sangka dapat mekar kembali karena kemadulannya dalam bertumbuh, tiba-tiba njedul dan pamer mahkota kepada saya. Sungguh bunga-bunga yang sombong.
Ya tidak apa-apa lah. Daripada tidak menemukan satu objek pun untuk dipotret pada musim panas kali ini. Terpaksa saya mengambil si 'dia'.
Harap maklum jika potonya jelek. Lha wong saya sekedar coba-coba dan belum terlalu ahli di bidang fotografi.
SE K770i
9 April 2009
12:21 PM
Note: penulis menerima segala macam kritikan pedas dan membangun






